📖
Portofolio ini butuh sekitar 2 menit untuk dibaca. Sediakan waktu dan kopi dulu! ☕

Baru-baru ini saya baru saja menyelesaikan proyek landing page untuk DigiPro, sebuah agensi digital. Tantangan utamanya sederhana tapi menarik: gimana caranya bikin website yang kelihatan canggih (high-tech) tapi tetap terasa profesional dan nggak bikin pusing pengunjungnya.

Konsep & Visual

Jujur, saya mau website ini punya kesan “mahal”. Itulah alasan saya memilih kombinasi warna biru elektrik dan ungu gradasi.

Banyak orang biasanya pakai gambar berat buat dekorasi, tapi di sini saya lebih milih pakai elemen CSS murni (kayak hero-bg-circles dan floating dots). Hasilnya? Visualnya tetep dapet kedalamannya (depth), tapi loading-nya tetap kencang karena nggak perlu narik aset gambar yang gede.

Fitur

  1. Hero Section yang Informatif: Di bagian atas, saya nggak cuma taruh teks, tapi ada metrik real-time kayak “Revenue +127%”. Ini trik psikologi biar pengunjung langsung percaya kalau agensi ini beneran jago.
  2. Pricing yang Jelas: Saya bikin tabel harga yang to-the-point. Ada fitur toggle buat hemat 25%, ini penting banget buat bantu konversi penjualan.
  3. Form Kontak yang Simpel: Formnya didesain nggak ribet. Saya kasih opsi dropdown layanan supaya calon klien nggak bingung mau nanya apa.

Penutup

Website ini bukan cuma soal tampilan. Saya fokus banget di Responsiveness. Mau dibuka di iPhone lawas atau monitor 4K, layout-nya nggak bakal berantakan. Fokus saya adalah: kalau websitenya enak dilihat dan gampang navigasinya, klien pasti lebih betah lama-lama di sana.

A
admin leravio
Leravio Team

Member tim Leravio yang berpengalaman di bidang teknologi digital dan pengembangan produk untuk bisnis Indonesia.